Review Love Me If You Dare

Bo Jin Yan/Simon seorang profiler kriminal bergelar profesor yg telah banyak bekerja sama dg pihak FBI untuk menangkap penjahat paling keji dan brutal. Meskipun memiliki kecerdasan intelektual yg sangat tinggi tp kecerdasan emosionalnya sangat rendah sehingga membuat Jin Yan tidak senang bergaul dan cenderung introvert dan juga gaya bicaranya yg sarkastik . Untungnya Jin Yan memiliki sahabat setia bernama Fu Ziyu yg bisa memahami sifat uniknya dan senantiasa membantunya baik didalam bidang pekerjaan maupun pribadi.

Sepulangnya dari USA Jin Yan kembali ke vilanya di kota Tong, Tiongkok untuk beristirahat setelah menyelesaikan kasus berat yg bahkan dirinya pun hampir menjadi korban. Disanalah dia bertemu Jian Yao seorang lulusan fakultas bahasa yg bekerja sebagai asisten sementaranya. Ketika itu tengah terjadi kasus hilangnya remaja laki2 berusia 15-16 tahun dan kebetulan salah satu korbannya adalah kenalan Jian Yao yg hilang sewaktu mengantarkan ikan ke villa Jin Yan. Dan hal itulah yg sempat membuatnya dicurigai sbg pelaku penculikan. Tp kepala kepolisian setempat mengenalinya dan bahkan meminta bantuan Jin Yan dlm kasus ini.

Jin Yan bersama dg Jian Yao serta seorang detektif polisi bernama Li Xunran yg juga sahabat masa kecil Jian Yao berhasil menangkap pelaku dan menyelamatkan korban terakhir selain itu mereka menemukan lokasi dimana pelaku mengubur mayat korban2nya. Tp satu keanehan ditemukan di TKP yaitu deretan angka2 misterius yg bila disusun kembali kedalam bentuk huruf menjadi “Hai Simon”. Jin Yan pun curiga bahwa kasus ini berkaitan dg kasus bunga kanibal yg pernah dia tangani.

Merasa cocok bekerja bersama Jian Yao membuat Jin Yan menawarinya bekerja sebagai asisten permanennya dan dg tegasnya Jian Yao menolak tawaran tersebut. Memulai pekerjaannya di sebuah perusahaan ekspor impor Jian Yao dikejutkan ketika Jin Yan datang ke tempat kerjanya dan diperkenalkan sbg direktur pemasaran. Ternyata CEO perusahaan tersebut adalah kakak perempuan Jin Yan, Yin Zi Xi yg meminta bantuan adiknya untuk menyelidiki kasus meninggalnya seorang karyawati yg diduga bunuh diri. Jin Yan menerima permintaan kakaknya dg syarat Jian Yao harus menjadi asistennya. Ketika kasus kedua ini selesai terungkap pelaku yg selama ini menguntit Jin Yan tp sayangnya dia terbunuh dalam ledakan.

Jin Yan masih berusaha merayu Jian Yao agar mau menjadi asisten permanennya dan hasilnya pun tidak sia2. Kasus ketigapun terjadi dikampus almamater Jian Yao dan berhasil diselesaikan. Sementara kasus keempat adalah kasus bunuh diri dimana para pelakunya membakar dirinya sendiri. Di kasus inilah Li Xunran sempat disangka tewas ketika mencoba menggagalkan aksi pembakaran diri tapi ternyata dia diculik dan disiksa oleh Xie Han, seorang psikopat gila yg terobsesi pada Bo Jin Yan dan memiliki hubungan dg Tommy, tersangka kasus bunga kanibal. Bekerja sama dg kepolisian Hongkong, Jin Yan menyelamatkan Li Xunran dan juga korban2 penculikan Xie Han yg lain dan demi perawatan Xunran mereka membawanya ke Amerika.

Sekali lagi Jin Yan harus menghadapi mimpi buruk dan masa lalunya. Bekerja sama dg FBI Jin Yan berusaha menangkap si psikopat gila Xie Han. Tapi apa benarkah Xie Han dalang utama dari semua kasus berdarah ini ataukah orang yg tidak disangka-sangka? Lalu siapakah Allen sosok yg selama ini dicari Xie Han?Berhasilkah Jin Yan dan rekan2nya menyibak kabut misteri ini?

Bisa dikata dari segi cerita serial ini sangat komplit krn baik misteri, thriller, romance dan humor pun ada dan terjalin dg sangat baik dan tersusun rapi. Ada beberapa twist yg benar2 mengejutkan dan tidak terduga. Ditambah suasana kelam dan mencekam yg didukung backsound yg mantap berhasil membuat saya yg menonton menjadi tegang. Sedangkan untuk pemeran utama Wallace Huo saya berikan standing applause karena berhasil menampilkan beragam karakter Bo Jin Yan yg berbeda.

Ketika menyelidiki sebuah kasus Bo Jin Yan seakan masuk dan menempatkan dirinya diposisi pelaku dg begitu dia bisa memahami pikiran dan emosi yg ingin dicapai pelaku. Dan ketika melakoni adegan itu baik ekspresi maupun gestur tubuh dan terutama sorot matanya benar2 memperlihatkan sosok psikopat..

Two thumbs for Wallace Huo…

Lain lagi ketika bersama sahabatnya Fu Ziyu.. Bromance diantara Jin Yan dan Ziyu benar2 oke.. Ziyu yg karakternya humoris dan santai bisa mengimbangi karakter Jin Yan yg sarkastik dan terkadang terlalu cuek. Sebelum bertemu Jian Yao hampir semua kebutuhan Jin Yan diurus oleh Ziyu.. Oh iya Ziyu ini jenius juga tp dalam bidang teknologi,, dia bahkan membuatkan mobil untuk Jin Yan yg keren sekali yg diberi nama Andy. Ziyu punya kisah lama sama kakaknya Jin Yan tp putus krn Yin Zixi dijodohkan. Fu Ziyu diperankan oleh aktor pendatang baru Yin Zheng yg mendapat penghargaan aktor pendatang baru di Huading Awards ke 19.. Wallace Huo juga dapat penghargaan aktor terbaik untuk perannya sbg Bo Jin Yan..

Ketika Jin Yan menyatakan cinta pada Jian Yao saya yg nonton jd ingin ketawa.. Mau tau knp tonton aja.. 

Tentu tidak ada gading yg tak retak.. Saat menonton serial ini ada satu kejanggalan yg sampai akhir cerita ada.. Yaitu ketimpangan bahasa yg maksudnya ketika baik Jin Yan, Jian Yao ataupun Fu Ziyu ketika mereka berdialog dg orang asing yg satu berbahasa Cina sedangkan yg satu lagi berbahasa Inggris tp secara ajaib mereka bisa mengerti satu sama lain.. Entah krn para pemerannya kurang lancar bahasa Inggrisnya atau alasan lain.. 

Terkecuali untuk Yin Zixi,, kakaknya Bo Jin Yan.. Ketika dia berbicara dg dr. Barness dia menjawab dg bahasa Inggris yg lancar..

Selain hal itu serial ini sangat recommend untuk ditonton.. Salah satu alasannya dibawah sini,, hehe..

Advertisements

Border Town Prodigal

​Sinopsis dari My Dramalist

The leader of the Divine Knife sect, Bai Tian Yu, was mysteriously ambushed and killed in the border town Plum Nunnery. Twenty years later, Fu Hong Xue, leaves the western regions and returned to the central plains (China) in order to investigate his adopted father’s death. At the same time, Bai Tian Yu and Hua Bai Feng’s biological son, Ye Kai, also left for the border town. The two find that it was Bai Tian Yu’s sworn brother, Ma Kong Qun, who organized the assassination. As luck would have it, Ma Kong Qun’s beautiful daughter, Ma Fang Ling falls for Fu Hong Xue, while Ye Kai falls for her…together, they will face Ma Kong Qun.

Adaptasi dari seri kedua novel Pisau Terbang karya Gu Long ini memasangkan Zhu Yi Long dan Viann Zhang sebagai Fu Hong Xue dan Ma Fang Ling. Tapi yang menarik perhatian saya adalah Cui Nong yang diperankan Chai Bi Yun. Dibandingkan dengan karakter Ma Fang Ling yang kesannya kekanak-kanakan dan sok berkuasa Cui Nong memiliki sikap yang dewasa dan mandiri. Dia bisa menghadapi segala situasi dengan tenang dan berkepala dingin. 

Dengan total 50 episode membuat serial ini jadi terkesan memanjang-manjangkan cerita dengan berkutat pada misi balas dendam dan kesalahpahaman diantara Ma Fang Ling dan Fu Hong Xue. Tapi anehnya kesalahpahaman diantara mereka tidak pernah diselesaikan dan dibiarkan berlalu saja. Dan juga alur serial ini terkesan tidak adil bagi Cui Nong dia sudah banyak berkorban untuk orang-orang yang disayanginya. Tapi yang didapatnya hanya kesalahpahaman dan penolakan juga ditambah akhir hidupnya yang tragis. 

Tidak seperti Ma Fang Ling yang menyukai Fu Hong Xue karena sumpahnya, perasaan Cui Nong pada Fu Hong Xue lebih karena merasa memiliki kesamaan dan juga hanya Fu Hong Xue lah yang pernah bersikap tulus padanya. Jujur saya lebih memilih Fu Hong Xue bersama dengan Cui Nong dan diakhir cerita mereka memiliki happy ending.  

Terlepas dari kisah tragis Cui Nong, serial ini cukup layak untuk ditonton baik dari segi kostum, casting, fighting dan sinematografinya. 

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑