Fate Stay/Night-Perang Holy Grail Ke-5

Anime yang diadaptasi dari game dengan judul yang sama, dengan berlatar belakang kota Fuyuki, Jepang. Anime ini bercerita tentang pertarungan antara para Master yang membuat perjanjian dengan roh pahlawan yang disebut Servants. Mereka bertarung untuk memperebutkan Holy Grail, harta suci yang bisa mengabulkan permintaan pemenangnya. 

Yang menjadi fokus ceritanya adalah Shirou Emiya, anak angkat dari Kiritsugu Emiya master dari perang holy grail sebelumnya. Shirou tanpa sengaja melihat pertarungan antara dua servants, lancer dan archer. Dirinya pun melarikan diri tapi lancer mengejarnya lalu menusuk Shirou dengan tombaknya. Dalam keadaan sekarat Shirou diselamatkan oleh master archer, Rin Tohsaka yang merupakan teman sekolah Shirou. 

Shirou pulang kerumah dalam keadaan bingung dengan apa yang terjadi. Ketika di rumah dirinya kembali diserang oleh lancer, dengan menggunakan sihir penciptaan dia berusaha menahan serangan lancer. Tapi akhirnya dia terdesak hingga sampai kegudang, muncul lingkaran sihir. Seketika muncullah seorang gadis memakai jirah, dia memperkenalkan dirinya sebagai saber. Saber pun bertarung melawan lancer sampai lancer melarikan diri. 

Akhirnya Shirou harus terlibat pertarungan holy grail. Para servants ini adalah roh pahlawan legendaris baik dari masa lalu ataupun masa depan bahkan secara fiksi. Ada tujuh kelas servants, yaitu Saber, Archer, Rider, Berserker, Lancer, Caster dan Asassin. Para master mengendalikan para servants mereka dengan tato ditangannya. Para servants bisa mempertahankan wujud mereka didunia ini dengan menyerap Mana, semacam energi sihir yang didapat dari master atau bisa juga dari orang biasa yang diserap energi hidupnya. Tapi hal itu dilarang karena berbahaya bagi orang yang diserap energinya. 

Tapi hal yang tidak lazim terjadi antara Shirou dan Saber, yaitu Saber tidak dapat menyerap mana dari masternya dikarenakan upacara pemanggilan servants yang tidak sempurna. Karena memiliki mana yang terbatas Saber tidak bisa berubah menjadi wujud roh dan tetap pada wujud fisiknya. Hal itu mempengaruhi daya tahan bertarung Saber karena membuatnya tidak bisa menggunakan senjatanya dengan maksimal. 

Tiap servants memiliki senjata khasnya masing-masing dan juga Noble Phantasm. Noble Phantasm adalah senjata atau jurus pamungkas yang dimiliki tiap servants. 

Kembali pada ceritanya, semenjak kedatangan Saber, Shirou resmi menjadi master yang mengikuti perang holy grail kelima. Tiap perang holy grail ada seorang pengawas yang bertugas mengawasi perang tersebut dan posisi itu dipegang oleh Kotomine Kirie seorang pendeta yang tinggal di gereja dan juga mentor dari Rin. 

Saber tinggal dirumah Shirou dan diperkenalkan sebagai saudara jauh ayah angkatnya, Kiritsugu. Dan nantinya Rin yang menjadi sekutu Shirou tinggal juga dirumah itu. Alasannya karena Shirou sebagai master masih pemula maka Rin menjadi guru bagi Shirou dalam hal sihir. 

Tidak seperti master lainnya, Shirou tidak menanggap Saber hanya sebagai servant alat untuk bertarung. Dia menganggapnya sebagai manusia bahkan Shirou berkata dia akan bertarung menggantikan Saber karena tidak ingin melihat Saber terluka. Perkataan Shirou itu membuat Saber marah karena dianggap sebagai penghinaan padanya yang seorang ksatria. 

Tapi akhirnya mereka mencapai kesepakatan untuk bertarung bersama dan Saber pun mulai melatih Shirou cara bertarung. Lawan pertama yang mereka hadapi adalah Berserker dengan masternya Ilyasviel von Einzbern. Saat pertarungan itu Saber kalah telak dan Shirou pun terluka parah karena mencoba melindungi Saber. Tapi kejadian itu menungkapkan tentang cepatnya kemampuan menyembuhkan diri pada Shirou yang ternyata didapatnya dari Saber.

Pertarungan demi pertarungan dilalui sampai akhirnya diketahui bahwa sang pengawas Kotomine Kirei lah penjahat sesungguhnya. Dengan servant sekutunya Gilgamesh, Shirou dan Saber menghadapi pertarungan terakhir mereka. Akhir anime ini holy grail dihancurkan oleh Saber dengan pedang Excalibur nya. Dan Saber pun kembali ke jamannya untuk menyelesaikan tugas yang belum diselesaikan. Sedangkan Shirou kembali menjalani kehidupannya seperti biasa. 

Dipertengahan cerita mulai ada cerita romansa antara Shirou dan Saber. Sejak pertemuan pertama mereka Shirou begitu terpesona dengan sosok Saber. Shirou yang menyadari perasaannya lebih dulu mengajak Saber untuk berkencan. Shirou bahkan meminta pada Saber untuk melupakan penyesalannya dimasa lalu dan memintanya untuk tetap tinggal bersama. Tentu saja Saber menolaknya dan tetap mempertahankan keinginannya. 

Fate Stay Night ini mengambil salah satu rute cerita dari game visual novel yaitu rute Saber, sedangkan dua rute lainnya adalah rute Rin yang sudah diadaptasi menjadi anime fate Unlimited Blade Works. Dan satu lagi rute Sakura dengan judul Fate Heaven’s Feel yang kabarnya akan dibuat anime nantinya. 

Saya lebih menyukai Fate StayNight dibanding Fate UBW, karena ceritanya lebih menonjolkan pada cerita Saber. Dan karakter Shirou pun tidak dipaksakan menjadi kuat, ada bagian dimana dia lemah dan tidak tahu apa-apa dan itu terasa lebih manusiawi. Daripada di UBW dimana Shirou tahu-tahu sudah berubah kuat sekali bahkan mampu mengalahkan Gilgamesh yang bisa dibilang servants terkuat. Dan malah membuat karakter Saber menjadi lemah. 

Advertisements

Review Empress Ki

Mengambil latar belakang pada era dinasti Yuan dan kerajaan Goryeo, serial ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang wanita yang diambil dari sejarah nyata. Tentu saja diserial ini banyak cerita yang diubah demi kepentingan skenario. Salah satunya adalah karakter Wang Yu yang merupakan tokoh fiktif. Bisa dibilang drama ini adalah drama sejarah yang tidak mengikuti sejarah. 

Seung Nyang atau nantinya menjadi Empress Ki diperankan dengan baik oleh Ha Ji Won. Jujur saja ketika memilih serial yang ingin saya tonton, yang dilihat adalah nama pemainnya. Dan alasan saya menonton serial ini karena aktris Ha Ji Won menjadi pemeran utamanya. 

Karakter Seung Nyang yang diawal cerita memiliki sifat patriot dan rela berkorban bertranformasi menjadi Selir Ki yang ambisius, dingin dan kejam. Mampu melakukan apapun untuk mencapai kekuasaan tapi tidak melupakan kesejahteraan rakyatnya.

Kisah cintanya yang berakhir tragis, tiga pria yang dikasihinya mati meninggalkannya. Kenapa saya bilang tiga pria, karena menurut saya Tal Tal pria yang dianggap guru oleh Seung Nyang juga memiliki kisah romansa tersendiri dengan Seung Nyang. 

Diakhir cerita Seung Nyang mengatakan cintanya pada Tahwan disaat-saat terakhirnya. Tapi sebenarnya siapakah yang dicintai Seung Nyang, menurut saya Seung Nyang mencintai mereka bertiga tapi dengan cinta yang memiliki arti yang berbeda. 

Hubungannya dengan Wang Yu didasari dengan rasa patriot mereka yang ingin memerdekakan Goryeo dari penjajahan Yuan. Bisa dibilang Wang Yu lah orang yang paling dipercayai Seung Nyang, bahkan meskipun Seung Nyang sudah menjadi selir hubungan kerja sama mereka tidak terputus. 

Byul adalah buah cinta antara Seung Nyang dan Wang Yu, tapi takdir berkata lain mereka tidak bisa berkumpul sebagai keluarga yang bahagia. 

Kematian Wang Yu yang dibunuh oleh Tahwan begitu menghancurkan hatinya. Sambil memeluk tubuh Wang Yu yang sudah dingin, Seung Nyang berkata jika dikehidupan selanjutnya dia ingin Wang Yu melupakannya sedangkan dia sendiri akan terus mengingat dosanya pada Wang Yu dan akan membalas semua kebaikan Wang Yu padanya. 

Kalau ditanya siapa yang paling mencintai Seung Nyang, maka menurutku adalah Wang Yu. Cintanya walaupun sudah dikhianati tapi tetap bertahan, dirinya rela berkorban apa saja demi Seung Nyang. Bahkan disaat terakhir pun Wang Yu hanya memikirkan Seung Nyang. 

 

Berlanjut pada Tal Tal, sang ahli militer yang dianggap guru oleh Seung Nyang. Hubungan mereka tidak ada romantisnya lebih pada hubungan guru murid dan dua orang yang memiliki pemikiran yang sama. Tapi chemistry yang dibangun mereka berdua begitu terasa. Kadang mereka menjadi saingan ketika masing-masing dari mereka mencari harta karun milik Yeon Chul. Lalu ketika diakhir Tal Tal dengan terpaksa harus membunuh pamannya sendiri, Bayan, karena sudah terbutakan oleh kekuasaan. Dirinya memilih untuk berpihak pada Seung Nyang. 

Tahwan, sang Kaisar Huizhong dari tiga pria tersebut Tahwan lah yang paling membutuhkan Seung Nyang. Ketika pertama kali bertemu dengan Seung Nyang dia sudah bergantung padanya. Pangeran penakut yang tidak bisa berbuat apapun lalu menjadi kaisar boneka dibawah kekusaan Yeon Chul. 

Bagi Tahwan, Seung Nyang adalah hidupnya. Tanpanya dia tidak bisa berbuat apapun, Seung Nyang mengubahnya dari kaisar yang lemah menjadi kaisar yang bisa memegang kekuasaannya. 

Tapi Tahwan pun rela mengorbankan nyawanya untuk melindungi Seung Nyang. 

Perlahan dia mampu menumbuhkan cinta dihati Seung Nyang. 

Menjadikan Seung Nyang sebagai permaisurinya. 

Mereka hidup bahagia bersama dengan putra mereka, Ayu. 

Diakhir hayatnya Tahwan berada dipangkuan istrinya. 

Link download Empress Ki ep 1-51 :

http://www.hunstulovers.net/empress-ki-2013-subtitle-indonesia-episode-01-51-end-mp4.xhtml

Empress Ki-Part 2

Seung Nyang tidak terjatuh kejurang tapi ke sisi batu, dia ditolong oleh mantan kasim yang dia bebaskan dari penjara. Ternyata panah yang ditembakkan prajurit itu terhalang cermin yang tersembunyi dibalik baju Seung Nyang. Setelah siuman dari pingsannya Seung Nyang mencari anaknya di sungai, dia hanya menemukan selendang gendongan putranya saja. Tidak ada tanda-tanda keberadaan putranya, Seung Nyang menangis sejadi-jadinya sembari memanggil-manggil nama putranya. 

Saat berjalan tanpa arah sembari memeluk selendang, tiba-tiba muncul sekelompok orang yang menculik Seung Nyang. Ternyata mereka adalah penjual budak, ketika berada di penampungan budak Seung Nyang menyadari ada secarik kertas yang menyembul dari dalam cermin yang retak miliknya. Ketika dibuka ternyata itulah surat berdarah milik kaisar terdahulu. 

Seung Nyang dilelang dipasar budak, beruntung saat itu ada Bayan yang menebusnya. Saat itu diistana sedang diadakan pemilihan selir untuk Kaisar Huizhong, Seung Nyang meminta pada Bayan untuk menjadikannya perwakilan calon selir dari provinsi milik Bayan. Dengan bimbingan Tal Tal, keponakan Bayan, Seung Nyang  mempelajari hal-hal yang diperlukannya untuk menjadi selir. 

Hari pemilihan selir pun tiba, Seung Nyang pun datang terakhir. Tahwan seperti terbangun dari mimpi ketika melihat Seung Nyang yang disangkanya telah meninggal. Tahwan menemui Seung Nyang disebuah ruangan, Seung Nyang berkata pada Tahwan bahwa dia kemari bukan untuk berada dipelukan Tahwan tapi untuk membalas dendam. Tahwan begitu kecewa mendengar jawaban Seung Nyang biarpun begitu Tahwan tetap memilihnya beserta empat selir yang lain. 

Hari-hari berlalu dengan Seung Nyang mengajari Tahwan pelajaran yang diperlukannya untuk menumbangkan kekuasaan Yeon Chul. Pada awalnya Tahwan tidak terlalu antusias dengan pelajarannya tapi suatu kejadian yaitu Seung Nyang yang selalu berselisih dengan Tanashiri dihukum untuk menyalin buku sebanyak 100 kali. Tahwan tidak bisa menolong Seung Nyang karena dirinya lemah dan tak punya kekuasaan akhirnya terpacu untuk benar-benar belajar dan merebut kuasanya sebagai kaisar. 

Seung Nyang mengakhiri hubungannya dengan Wang Yu, dia meminta maaf pada Wang Yu karena mengkhianatinya. Wang Yu meminta Seung Nyang untuk melupakannya dan melanjutkan jalan yang dipilihnya. Biarpun berkata begitu namun Wang Yu tetap membantu Seung Nyang, karena tujuan mereka sama yaitu menumbangkan kekuasaan Yeon Chul. Dengan begitu tahta Wang Yu sebagai raja Goryeo bisa dipulihkan. 

Setelah mengumpulkan kekuatan dan dukungan, mereka memulai pertempuran untuk menumbangkan Yeon Chul. Kemenangan pun diraih Tahwan berhasil memegang kekuasaannya sebagai kaisar. Diapun menghukum mati seluruh keluarga Yeon Chul termasuk istrinya Tanashiri. Terkecuali Dangkise putra Yeon Chul yang berhasil melarikan diri. 

Pada awalnya Seung Nyang atau Selir Ki akan dinobatkan sebagai permaisuri, tapi ditentang oleh Bayan yang sudah diangkat sebagai perdana menteri. Dia malah menyodorkan keponakannya Bayan Khutugh untuk menjadi permaisuri. Setelah dibujuk oleh Seung Nyang untuk menerima usulan Bayan agar tidak berselisih dengan dengan perdana menteri. 

Terjadi konflik silih berganti yang dihadapi Seung Nyang awalnya dengan Bayan yang berniat menghabisinya dan putranya karena dianggap tidak layak untuk memimpin Yuan karena memiliki darah Goryeo. Seung Nyang pun menghabisi Bayan dengan bantuan Tal Tal, karena tidak tahan melihat pamannya berubah menjadi serakah. Yang akibatnya membuat Tahwan murka pada Seung Nyang dan mengirimnya ke kuil untuk merenungi dosanya. Tapi Tahwan yang tidak bisa melupakan Seung Nyang akhirnya menjemputnya kembali keistana. 

Lalu berlanjut dengan konfliknya dengan ibu suri dan kasim Tahwan, Golta yang ternyata adalah pimpinan kelompok penjahat yang selama ini telah memberi racun secara sedikit demi sedikit pada Tahwan. Sehingga membuat Tahwan sering tak sadarkan diri dan bertindak diluar akal sehat. Hal ini bisa diungkap oleh Tahwan dan diapun mengeksekusi Golta dan pengikut ibu suri. Sementara ibu suri lebih memilih bunuh diri dengan meminum racun disinggasananya.

Bagaimana dengan nasib Wang Yu, dia dibunuh oleh Tahwan untuk mengubur rahasia milik Seung Nyang. Yaitu Seung Nyang pernah memiliki anak dari Wang Yu yaitu Byul atau Maha yang merupakan anak yang selama ini dirawat oleh Tanashiri dan diakuinya sebagai anaknya. Ternyata adalah putra Seung Nyang yang dulu dianggap meninggal yaitu Byul. 

Diakhir kisah, dinasti Yuan yang sudah diambang kejatuhan karena perang dan pemberontakan yang terus terjadi diambil kepemimpinannya oleh Seung Nyang yang sudah diangkat sebagai Permaisuri untuk mewakili putranya yang masih kecil. Tal Tal gugur dipertempuran, Seung Nyang pun mengungsikan putranya dan sisa-sisa dinasti Yuan kedaerah utara dan mendirikan kerajaan Yuan utara. 

Tahwan menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Seung Nyang dengan senyuman terukir karena mendengar ungkapan cinta Seung Nyang yang selalu dinantikannya.

Tamat

Empress Ki-Part 1

​Seung Nyang, putri seorang jendral dari kerajaan Goryeo sejak kecil dirinya sudah berpisah dengan sang ayah dan saudara laki-lakinya. Ketika dirinya dan ibunya dipaksa menjadi upeti untuk dikirim ke dinasti Yuan (Tiongkok masa kerajaan Mongol). Ketika itulah dia bertemu dengan Wang Yu, putra mahkota Goryeo (Korea) saat itu Goryeo adalah jajahan Yuan. Ketika malam Wang Yu datang ketempat para upeti wanita ditahan untuk membebaskan mereka. Diantara para tawanan itu ada Seung Nyang dan ibunya, mereka lari tapi pasukan Yuan berhasil mengejar mereka. Mereka membantai para wanita yang melarikan diri, ketika itu Seung Nyang dan ibunya sudah tersudut disisi jurang. Tangqishe yang saat itu memimpin pasukan pengejar, menembakan panah. Ibu Seung Nyang melindungi anaknya dengan tubuhnya sendiri dan menggulingkan tubuh mereka berdua kearah jurang. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya ibunya memberi tahu Seung Nyang tentang ayahnya yang seorang perwira Goryeo bermarga Ki. Ibunya pun memberikan cincin kawin miliknya yang bisa menjadi petunjuk bagi dirinya untuk menemukan ayahnya. Karena ayahnya memiliki pasangan cincin yang sama. 

Seung Nyang yang seorang wanita menyamar menjadi seorang pria, ketika dia berkeliling dikota mencari ayahnya dia pingsan karena hampir tertabrak oleh rombongan kuda Wang So (adik raja Goryeo). Wang so membawa Seung Nyang ke kediamannya, Seung Nyang pun meminta pada Wang So untuk memperkerjakannya. 

Sekian tahun berlalu, Seung Nyang sudah tumbuh menjadi gadis cantik yang masih menyamar sebagai pria. Seung Nyang yang memiliki keahlian memanah dipercayai menjadi ketua kelompok yang mengawal pengiriman garam ilegal dari Goryeo ke Yuan. Saat itulah Seung Nyang bertemu kembali dengan Wang Yu, ketika itu Wang Yu sedang menyelidiki penyeludupan garam ilegal yang dijalankan Wang So. 

Wang Yu menangkap Seung Nyang yang saat itu mengawal penyelundupan garam. Tapi tidak disangka ternyata Seung Nyang malah membantu Wang Yu membongkar penyelundupan garam bahkan dia juga yang menemukan pengkhianat di kelompok Wang Yu. Ternyata Seung Nyang dari dulu sudah membenci Wang So karena dia adalah kaki tangan kerajaan Yuan. 
Seung Nyang pun menjadi perwira kerajaan, disanalah dia bertemu dengan sang ayah dimana dia ditugaskan untuk mengawal Pangeran Yuan, Tahwan. Akan tetapi malapetaka pun terjadi ketika Yeon Chul perdana menteri Yuan ingin melenyapkan Tahwan agar dia bisa menguasai tahta. Hal itu bisa digagalkan karena Seung Nyang yang selalu melindungi Tahwan.

 Ketika Seung Nyang dan Wang Yu ingin mengungkap pelaku pembunuhannya, Tahwan malah mengkambing hitamkan ayah Seung Nyang sebagai pelakunya. Itu membuat ayah Seung Nyang disiksa sampai meninggal dipenjara, sementara Seung Nyang beserta Wang Yu dan para pengawalnya dijadikan orang buangan dan akan dikirim keperbatasan untuk berperang dengan orang TarTar. 

Akan tetapi ditengah perjalanan identitas Seung Nyang sebagai wanita terungkap oleh Dangkise, putra Yeon Chul yang hampir memerkosanya. Beruntung Wang Yu menolongnya namun mereka gagal melarikan diri. Seung Nyang pun dikirim ke Yuan sebagai upeti wanita sementara Wang Yu dikirim keperbatasan. 

Seung Nyang sampai dikerajaan Yuan, karena perbuatan Tahwan yang menyebabkan kematian ayahnya membuat Seung Nyang membenci Tahwan. Seung Nyang membuat rencana untuk membunuh Tahwan atau Kaisar Huizhong. Akan tetapi hal itu malah membuatnya dekat dengan Tahwan dan akhirnya identitasnya sebagai Seung Nyang yang menolongnya di Goryeo pun terbongkar. 

Wang Yu yang berhasil mengalahkan pasukan Tartar pun dipanggil ke Yuan dan diberi penghargaan oleh kaisar. Terjadilah perebutan Seung Nyang diantara mereka berdua, Wang Yu ingin membawa Seung Nyang kembali ke Goryeo sementara Tahwan ingin Seung Nyang tetap bersamanya. 

Kaisar sebelumnya yaitu ayahanda Tahwan dibunuh oleh Yeon Chul dan menjadi buktinya adalah surat wasiat yang ditulis dengan darah bercap kupu-kupu. Ketika Seung Nyang membantu Tahwan mencari surat itu dia malah tertangkap dan disiksa Dangkise. Beruntung Wang Yu yang berpura-pura bersekutu dengan Yeon Chul datang dan menyelamatkannya. Seung Nyang kembali pada Wang Yu dan mereka pun jujur pada perasaan masing-masing dan kembali bersama. 

Wang Yu kembali ke Goryeo karena ada masalah di kerajaannya. Sementara Seung Nyang tetap di Yuan untuk mencari surat berdarah. Seung Nyang menyelamatkan mantan kasim kaisar terdahulu yang disiksa oleh pihak Yeon Chul akantetapi dia malah terluka dan dikejar pasukan.

 Tahwan berhasil menyelamatkannya dan menyembunyikannya diistana selir. Ketika kasim kepala memeriksa lukanya ternyata Seung Nyang sedang mengandung akibat hubungannya dengan Wang Yu. 

Setelah beberapa waktu, Seung Nyang dengan bantuan Tahwan bersembunyi di rombongan selir Park yang saat itupun sedang mengandung anak Tahwan. Ketika Seung Nyang hendak pergi meninggalkan rombongan sambil diiringi lambaian selamat jalan dari selir Park dan pelayan-pelayan Goryeo yang lain. Rombongan itu diserang oleh orang suruhan Ratu Tanashiri, istri Tahwan yang berniat melenyapkan selir Park. Seung Nyang berusaha menyelamatkan teman-temannya tapi apa daya dengan kondisinya yang hamil besar dia tidak mampu berbuat banyak. Bahkan nyawanya pun hampir melayang kalau saja dayang Noh tidak mengorbankan diri untuk melindunginya. Bersama dengan Hong Dan, dia melarikan diri kehutan sambil dikejar oleh prajurit. Tidak mau temannya tertangkap dia menyuruh Hong Dan melarikan diri lebih dulu sementara dia mengarahkan prajurit kearah lain. Berhasil bersembunyi didalam gua, Seung Nyang melahirkan putranya seorang diri. Dia memberikan nama Byul setelah melihat tanda lahir tiga bintang dikaki bayinya. Tapi tangisan putranya menarik para pengejar dengan kondisinya yang masih lemah. Seung Nyang melarikan diri sambil menggendong putranya dipunggung sampai dia terdesak disisi jurang. 

Mengambil batang ranting dia melawan penyerangnya, seorang prajurit terjatuh kesisi jurang dia meraih putra Seung Nyang dan menariknya jatuh bersamanya. Seung Nyang berusaha mempertahankan putranya tapi dia terkena panah yang ditembakkan musuhnya. Diapun terjatuh ke jurang, pengejarnya mengira dia sudah mati dan meninggalkannyameninggalkannya

Blog at WordPress.com.

Up ↑